Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H, SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta Gelar Pengajian dan Lomba

Musixta, Selasa 20 Januari 2026, seluruh civitas sekolah dengan penuh semangat mengikuti serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah. Isra Mi’raj tahun 1447 Hijriah ini mengangkat tema “Meneguhkan Sholat sebagai Tiang Kehidupan”. Isra Mi’raj 1447 Hijriah sendiri jatuh pada tanggal 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan hari Jum’at, 16 Januari 2026 namun diperingati oleh sekolah pada hari Selasa 20 Januari 2026.

Acara peringatan Isra Mi’raj 1447 H dilaksanakan mulai pada pukul 08.45 WIB sampai dengan 14:00 WIB. Acara dipandu oleh peserta didik kelas 8 yang mengikuti ekstrakurikuler Public Speeking. Pada pukul 09:00 WIB acara dimulai pembukaan dengan melafalkan Basmallah bersama-sama. Kemudian dilanjutkan dengan membacakan lantunan ayat-ayat suci alqur’an yang dibacakan oleh perwakilan kelas 8B (Kelas 8B adalah kelas Al-Qur’an yaitu kelas khusus yang mengikuti program BTAQ UMMI).

Acara selanjutnya, sambutan kepala sekolah SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta Ibu Dian Sriwidiarti, M,Pd, dalam sambutannya menyampaikan, “dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 H merupakan salah satu bentuk untuk menunjukkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad dimana beliau adalah suri tauladan terbaik dalam kehidupan”. Beliau pun menghimbau agar seluruh peserta mengikuti kegiatan pengajian dengan baik agar bisa mengambil manfaat dari pengajian Isra Mi’raj 1447 H.

Selanjutnya acara inti yaitu ceramah/kajian agama yang disampaikan oleh Bapak Mohammad Afif Jerusalem, M.Pd, guru Pendidikan Jasmani SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta khususnya kepada peserta didik sebagai generasi muda agar menjadikan Isra Mi’raj 1447 H ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan. Beliau menekankan bagaimana Isra Mi’raj sebagai pesan penting kepada generasi muda yaitu perintah sholat dan bagaimana sejarah Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam proses isra mi’raj tersebut. Meneguhkan sholat sebagai tiang kehidupan berarti menjadikannya pondasi utama iman, karena sholat adalah penopang agama Islam yang menghubungkan manusia dengan Allah, memberikan ketenangan, disiplin, dan kekuatan spiritual untuk menghadapi masalah hidup, serta menjadi ibadah pertama yang dihisab, sehingga menegakkan sholat berarti menegakkan seluruh agama. Sholat yang dijaga dengan baik melatih kejujuran, kesabaran, dan akhlak, membuka pintu rezeki, serta menjadi sumber kekuatan dan pengingat akan Allah.

Selesai pengajian dilanjutkan dengan lomba praktik sholat dan lomba kaligrafi. Lomba praktik sholat dilaksanakan di Aula dan lomba kaligrafi dilaksanakan di kelas masing-masing. Setiap kelas diwakili oleh 5 peserta didik untuk mengikuti lomba praktik sholat dan lomba kaligrafi.

Kegiatan acara peringatan Isra Mi’raj 1447 H berjalan dengan lancar. Acara di tutup dengan pembacaan Hamdalah dan do’a kafaratul majlis bersama-sama kemudian foto-foto bersama.

 

Tetap sehat dan semangat.

(#Musixta_jaya)                                                                                                    

Redaksi Musixta - 2026